spot_img
16.3 C
London
spot_img
HomeKriminalApa Itu Etomidate yang Dikaitkan dengan Vape Jule?

Apa Itu Etomidate yang Dikaitkan dengan Vape Jule?

Selebgram Julia Prastini, yang dikenal dengan sapaan Jule, ikut diamankan dalam pengembangan kasus peredaran cartridge vape yang diduga mengandung etomidate. Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta menemukan satu cartridge dalam paket yang diterima Jule di sebuah apartemen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Petugas juga mendapati satu cartridge bekas pakai di lokasi tersebut.

Jule kemudian dibawa ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, Jule dinyatakan positif mengonsumsi etomidate. Meski demikian, polisi masih melakukan penyidikan, termasuk menunggu hasil uji laboratorium terhadap barang bukti untuk memastikan kandungan cartridge yang diamankan.

Etomidate bukan cairan vape biasa

Etomidate pada dasarnya merupakan obat keras yang digunakan dalam dunia medis sebagai anestesi. Obat ini diberikan melalui suntikan intravena untuk membantu menginduksi pembiusan sebelum tindakan medis atau operasi. Penggunaannya semestinya dilakukan oleh tenaga medis terlatih karena etomidate bekerja pada sistem saraf pusat dan dapat menimbulkan efek sedatif hingga kehilangan kesadaran.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa etomidate tidak dibuat untuk digunakan dalam rokok elektrik. Zat tersebut memiliki efek yang relatif cepat, sehingga kemudian disalahgunakan sebagai bahan dalam cairan vape. Namun, menguapkan etomidate melalui perangkat rokok elektrik merupakan penggunaan di luar kebutuhan medis dan dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Badan Penasihat Inggris untuk Penyalahgunaan Obat atau Advisory Council on the Misuse of Drugs (ACMD) mencatat peningkatan penyalahgunaan etomidate melalui perangkat vape di sejumlah negara Asia. Meski demikian, ACMD menyebut data mengenai efek farmakologis etomidate yang secara khusus digunakan melalui vaping masih terbatas.

BPOM mencatat sejumlah dampak yang dapat muncul, antara lain mual, muntah, iritasi saluran pernapasan, gangguan koordinasi tubuh, kehilangan kesadaran, dan kejang otot. Risikonya juga dapat berkaitan dengan sistem hormon. Etomidate diketahui mampu menghambat enzim tertentu yang berperan dalam produksi kortisol, sementara sejumlah laporan kasus di negara Asia menemukan gangguan hormon pada pengguna vape yang mengandung zat tersebut.

Selain efek zatnya, pengguna juga menghadapi ketidakpastian mengenai isi cartridge ilegal. Cairan yang beredar tanpa pengawasan dapat mengandung zat tertentu dengan jenis dan konsentrasi yang tidak diketahui.

Polisi amankan 99 cartridge

Kasus yang melibatkan Jule merupakan bagian dari rangkaian pengungkapan peredaran vape yang diduga mengandung etomidate. Sebelumnya, polisi mengamankan dua perempuan berinisial RR dan RN di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Dari penindakan itu, petugas menemukan 27 cartridge yang diduga mengandung etomidate.

Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada warga negara China berinisial XC. Polisi menemukan 71 cartridge dengan model serupa dari lokasi penangkapan XC. Ditambah satu cartridge dalam paket yang ditujukan kepada Jule, total barang bukti yang diamankan dalam rangkaian pengungkapan tersebut mencapai 99 cartridge.

BPOM menyatakan siap membantu kepolisian melalui pengujian etomidate dan pemberian keterangan ahli. Koordinasi juga dilakukan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, dan kepolisian untuk mencegah penyalahgunaan narkotika melalui rokok elektrik.

BNN pada September 2026 menyebut telah menyita 8.276,15 mililiter etomidate dan 3.485 cartridge vape sepanjang 2026. Sementara itu, dalam perkara Jule, proses penyidikan dan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti masih berlangsung.

Source link

TERBARU

JELAJAHI