spot_img
2.6 C
London
spot_img
HomeKesehatanGodaan Belanja Ramadan: Dampak Psikologis Overbuying

Godaan Belanja Ramadan: Dampak Psikologis Overbuying

Setiap tahun selama bulan Ramadan, godaan untuk berbelanja selalu meningkat. Mulai dari promo hampers, diskon baju Lebaran, hingga berbagai penawaran menarik lainnya, dapat membuat seseorang tergoda untuk berbelanja secara berlebihan. Profesor Megawati Simanjuntak, seorang pakar perilaku konsumen dari IPB University, mengungkapkan bahwa perilaku konsumtif selama Ramadan sering kali berujung pada overbuying, yaitu membeli barang atau jasa secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, terlihat jelas adanya pemborosan dalam penyediaan makanan. Banyak hidangan disiapkan dalam jumlah yang melebihi kebutuhan, sehingga berakhir dengan banyak makanan yang terbuang. Hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, namun juga pada pengeluaran. Psikiater dari Amerika Serikat, Joel L. Young M.D., juga menyoroti bahwa kebiasaan belanja berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental seseorang, seperti menyebabkan utang, merusak hubungan, dan menyebabkan depresi serta kecemasan.

Dalam menyikapi godaan berbelanja selama Ramadan, penting untuk memahami esensi dari puasa itu sendiri, yang seharusnya mengajarkan kesederhanaan. Memiliki kesadaran yang lebih dalam akan kebutuhan sebenarnya dan mengendalikan keinginan untuk berlebihan dalam berbelanja dapat membantu seseorang untuk menghindari perilaku konsumtif yang merugikan. Oleh karena itu, sebagai umat Islam, penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara ibadah dan aktivitas sehari-hari selama bulan Ramadan.

Source link

TERBARU

JELAJAHI