Tumis kangkung sering kali menjadi pilihan di warung nasi, namun sayuran ini jarang disediakan di rumah sakit. Menurut Hana Fitria Navratilova, seorang ahli gizi, pemilihan menu di fasilitas kesehatan dilakukan dengan cermat untuk memastikan keamanan dan kesesuaian gizi bagi pasien. Alasan jarangnya kangkung disajikan bukan hanya karena kontaminan, tetapi juga karena pertimbangan praktis seperti penyimpanan, pengolahan, dan tingginya kandungan purin, oksalat, dan nitrat pada sayuran berdaun. Kangkung harus segera diolah setelah diterima dan tidak dapat disimpan untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, rumah sakit lebih memilih sayuran lain yang aman dikonsumsi dan lebih mudah dikelola. Menurut Hana, pemilihan menu rumah sakit tidak berkaitan dengan kontaminan, melainkan pertimbangan gizi dan kenyamanan pasien.

