spot_img
16.3 C
London
spot_img
HomeBeritaKetum Fesdikari Serap Aspirasi Guru P3K SDN 005 Samarinda

Ketum Fesdikari Serap Aspirasi Guru P3K SDN 005 Samarinda

Para guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi kepada Ketua Umum Fesdikari, Oberlin, S.H., M.E., M.M., dalam pertemuan di SDN 005 Samarinda Kota, Sabtu, 3 Oktober 2026. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wahyudin.

Forum itu menjadi ruang dialog langsung bagi para guru untuk menyampaikan pandangan mengenai kondisi, kebutuhan, serta berbagai perhatian yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas mereka sebagai tenaga pendidik. Aspirasi disampaikan secara terbuka dalam suasana yang disebut berlangsung penuh kekeluargaan.

Guru diberi ruang menyampaikan persoalan

Dalam pertemuan tersebut, para guru tidak hanya menyampaikan masukan, tetapi juga menguraikan hal-hal yang menjadi perhatian mereka di lapangan. Pokok pembicaraan berkaitan dengan kondisi tenaga pendidik dan kebutuhan yang perlu mendapat perhatian dalam menjalankan tugas pendidikan.

Oberlin mengatakan, mendengarkan langsung suara para guru penting untuk memahami situasi yang mereka hadapi. Menurut dia, informasi dari lapangan dapat menjadi bahan dalam melihat persoalan pendidikan secara lebih dekat, khususnya yang berkaitan dengan tenaga pendidik.

Ia menilai guru memiliki peran strategis dalam mencerdaskan generasi bangsa. Karena itu, aspirasi yang menyangkut kesejahteraan maupun pelaksanaan tugas guru, menurut Oberlin, perlu diperhatikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami hadir untuk mendengarkan secara langsung aspirasi para guru. Apa yang disampaikan menjadi masukan penting untuk diperjuangkan dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Oberlin.

Fesdikari berkomitmen membuka dialog

Pertemuan di SDN 005 Samarinda Kota diharapkan menjadi bagian dari komunikasi yang lebih dekat antara guru dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan. Melalui dialog semacam itu, para guru memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan secara langsung, sementara aspirasi yang muncul dapat menjadi bahan perhatian bagi pihak terkait.

Fesdikari menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan tenaga pendidik. Organisasi tersebut juga menyatakan akan menyerap berbagai aspirasi dari lapangan sebagai bahan untuk mendorong perbaikan di sektor pendidikan.

Pertemuan itu berlangsung dengan fokus pada penyampaian aspirasi para guru P3K, tanpa keterangan mengenai keputusan atau kebijakan baru yang dihasilkan. Masukan yang disampaikan disebut akan menjadi bahan untuk diperjuangkan dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Source link

TERBARU

JELAJAHI