Tito Karnavian Tinjau Program Bedah Rumah di Bantul
Mendagri Tito Karnavian Memastikan Program Bantuan Rumah Tepat Sasaran
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Tujuan peninjauan ini adalah untuk memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Bersama Menteri Perumahan, Maruarar Sirait, rombongan juga terdiri dari sejumlah pejabat terkait lainnya. Mereka meninjau rumah warga penerima bantuan yang kondisinya sangat memprihatinkan, dengan rumah berdinding anyaman bambu yang lapuk dan lantai tanah.
Menurut data pemerintah, pemilik rumah tersebut terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Tito menyatakan rasa syukurnya karena rumah ini akhirnya masuk dalam program BSPS dan akan segera direnovasi.
Perluasan Program ke Wilayah Perbatasan
Tito menyampaikan bahwa program bedah rumah tidak hanya difokuskan di pedesaan atau perkotaan, tetapi juga mencakup wilayah perbatasan yang membutuhkan perhatian lebih. Pembangunan rumah layak huni di daerah perbatasan bukan hanya sebagai upaya pemerataan pembangunan, tetapi juga memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Contohnya adalah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di Sulawesi Utara yang baru-baru ini terdampak banjir bandang. Ratusan rumah warga rusak akibat bencana tersebut. Tito juga melakukan monitoring terhadap program bantuan rumah di daerah tersebut.
Virtual Dialog dengan Penerima Bantuan
Selain meninjau langsung di Bantul, Tito dan rombongan juga melakukan dialog virtual dengan sejumlah penerima BSPS di DIY. Pemerintah meresmikan pelaksanaan Program BSPS di wilayah tersebut sebagai langkah percepatan dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

