spot_img
17.6 C
London
spot_img
HomeKesehatanTren Tarot Gen Z: Psikologi di Baliknya

Tren Tarot Gen Z: Psikologi di Baliknya

Menyingkap Fenomena Konsultasi Tarot di Kalangan Gen Z

Belakangan ini, konsultasi tarot telah menjadi topik hangat di kalangan anak muda. Sebagai contoh, di berbagai tempat, jasa tarot menjadi perbincangan yang ramai. Ada yang melakukannya sebagai hiburan semata, namun tak sedikit pula yang hanya percaya ketika hasilnya menyenangkan.

Di sisi lain, generasi Z menggunakan jasa tarot untuk mencari pemahaman atas kegelisahan yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Psikolog klinis Dian Kartika Amelia Arbi pun memberikan pandangannya terkait fenomena ini.

Mencari Penjelasan Dan Ketenangan

Dian menjelaskan bahwa dari segi psikologis, konsultasi tarot dilakukan sebagai cara untuk mendapatkan penjelasan dari luar ketika seseorang merasa kebingungan atau tidak nyaman dengan situasi yang dihadapi. Hal ini diharapkan dapat memberikan perasaan tenang pada individu yang bersangkutan.

Pembacaan tarot bisa memunculkan imajinasi pada seseorang untuk dapat ‘memprediksi’ apa yang mungkin terjadi pada dirinya. Dengan demikian, tarot dapat mengurangi tingkat kecemasan dan menjadi salah satu mekanisme untuk mengatasi stres.

Self-Fulfilling Prophecy

Menurut Dian, wajar jika pembacaan tarot membuat seseorang merasa lebih berkembang, namun hal ini perlu dijaga agar tidak melenceng ke arah yang negatif. Dalam beberapa kasus, terlalu mengandalkan tarot justru dapat menghambat seseorang dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Dian menegaskan bahwa tarot bukanlah alat untuk meramal masa depan secara pasti. Namun, kepercayaan seseorang pada hasil tarot dapat membentuk ‘ramalan’ yang sebenarnya bisa terjadi karena keyakinan yang kuat dari individu tersebut sejak awal.

Source link

TERBARU

JELAJAHI