spot_img
17.6 C
London
spot_img
HomeKesehatanBPOM Ingatkan Risiko Adiksi Tramadol pada Remaja

BPOM Ingatkan Risiko Adiksi Tramadol pada Remaja

Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) menekankan pentingnya pencegahan penyalahgunaan obat-obat tertentu, termasuk tramadol, yang sering disalahgunakan oleh remaja dan generasi muda. Tramadol, sebagai obat penghilang nyeri, memiliki efek tambahan seperti euphoria, semangat, dan penghilang rasa lelah.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa Tramadol tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Penyalahgunaan tramadol dapat membawa dampak negatif, seperti adiksi dan ketergantungan yang berpotensi berkembang pada usia remaja atau ABG.

Dampak Negatif Penyalahgunaan Tramadol

Selain efek euforia, konsumsi tramadol secara berlebihan dapat menimbulkan halusinasi, stres, serta berisiko pada tindakan bunuh diri atau bahkan melukai orang lain. Secara neurologis, penyalahgunaan tramadol juga berpotensi menyebabkan gangguan pada sistem saraf dan sistemik terkait pencernaan, ginjal, dan hati.

BPOM didorong untuk lebih proaktif dalam mengawasi penggunaan tramadol guna mencegah dampak buruk yang ditimbulkannya. Penting bagi masyarakat, terutama remaja, untuk memahami risiko yang terkait dengan penyalahgunaan obat ini demi menjaga kesehatan dan kesejahteraan bersama.

Source link

TERBARU

JELAJAHI