spot_img
13.6 C
London
spot_img
HomeBeritaGejolak Timur Tengah Mempengaruhi Pergerakan Bitcoin

Gejolak Timur Tengah Mempengaruhi Pergerakan Bitcoin

Pasar kripto mengalami tekanan tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa serangan udara terhadap Iran akan berlanjut hingga mencapai tujuan militer. Pernyataan ini memicu gelombang risk-off di pasar global dan menyebabkan harga aset kripto utama kembali melemah. Bitcoin (BTC) turun ke kisaran US$65.954 pada Senin setelah mencapai level tertinggi US$68.000. Pergerakan harga BTC selama 24 jam terakhir sekitar 1% dengan penurunan sekitar 20% dalam sebulan terakhir. Altcoin utama juga mengalami tekanan, dengan Ethereum (ETH) turun sekitar 2,46% menjadi US$1.947, sementara XRP melemah hampir 3% menjadi US$1,35. Solana (SOL) juga mengalami penurunan seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Kondisi ini dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan udara besar-besaran Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ketegangan semakin meningkat dengan penolakan Iran terhadap laporan pembukaan kembali negosiasi nuklir dengan AS, serta kesediaan Inggris untuk mendukung serangan defensif terhadap situs rudal Iran. Pergerakan harga aset safe haven seperti minyak mentah dan emas mengalami reli signifikan, sementara indeks saham global seperti Nikkei 225 Jepang dan Hang Seng Hong Kong melemah.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa volatilitas pasar kripto saat ini mencerminkan sensitivitas tinggi terhadap sentimen makro global. Dia menambahkan bahwa dalam jangka pendek, Bitcoin masih dipengaruhi perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global. Analisis pasar kripto menunjukkan bahwa Bitcoin kini berada di bawah area support penting US$65.000, dengan risiko penurunan lebih lanjut ke level US$63.000 atau bahkan mendekati US$60.000. Namun, apabila harga Bitcoin dapat menembus resistance di kisaran US$68.500-US$69.000 dan melampaui US$70.800, itu bisa mengonfirmasi pembalikan tren jangka pendek.

Data pasar juga menunjukkan penurunan aktivitas akumulasi whale dan likuidasi posisi leverage, menunjukkan struktur pasar yang cenderung bearish. Namun, Calvin menekankan bahwa dinamika makro dapat menciptakan dua skenario berbeda bagi kripto dalam jangka menengah. Proyeksi katalis regulasi di Amerika Serikat juga memberikan potensi positif pada industri kripto. Di dalam negeri, Calvin menyatakan bahwa dinamika pasar kripto dipengaruhi oleh pergerakan harga yang sideways, sementara minat terhadap aset kripto tetap tinggi. Tokocrypto tetap menjadi pilihan investor di Indonesia dengan rata nilai transaksi harian mencapai US$30 juta, menawarkan lebih dari 400 token/koin, dan dipercaya oleh lebih dari 4 juta pengguna di Indonesia.

Source link

TERBARU

JELAJAHI