spot_img
2.6 C
London
spot_img
HomeBeritaEkspor Perdana Wind Mill Tower: PTP Nonpetikemas Banten - Kanada

Ekspor Perdana Wind Mill Tower: PTP Nonpetikemas Banten – Kanada

PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten telah berhasil menangani pengiriman ekspor perdana Wind Mill Tower milik PT Kenertec Power System ke Kanada melalui Dermaga 05A Pelabuhan Ciwandan, Banten. Pengiriman ini terjadi pada pertengahan Februari 2026 dan menjadi pencapaian penting dalam mendukung industri energi terbarukan nasional untuk menembus pasar global. Proses pengiriman komponen menara turbin angin ini dikelola dengan memprioritaskan keselamatan, ketepatan waktu, dan standar operasional internasional.

Andi Purwantoro, selaku Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Banten, menyatakan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama antara berbagai pihak terkait seperti operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan instansi bea cukai. Proses penanganan kargo proyek yang melibatkan wind mill tower memerlukan perencanaan matang, peralatan khusus, dan koordinasi intensif untuk memastikan semua tahapan berjalan dengan aman dan efisien.

Wind Mill Tower yang diekspor ke Kanada merupakan bagian dari proyek pembangkit listrik tenaga angin. Proses pemuatan kargo dilakukan dengan pengawasan ketat dan dukungan alat berat berkapasitas besar demi memastikan keamanan selama operasional. Kesuksesan ekspor ini semakin memperkuat posisi PTP Nonpetikemas Cabang Banten sebagai simpul logistik strategis di Indonesia yang mampu menangani kargo proyek dan komoditas berukuran besar.

Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kapasitas infrastruktur, dan kompetensi sumber daya manusia guna mendukung pertumbuhan industri dan ekspor nasional, terutama dalam sektor energi terbarukan. Selain itu, PTP Nonpetikemas Cabang Banten juga menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap aspek operasionalnya.

Lokasi PTP Nonpetikemas Cabang Banten di Banten melayani berbagai jenis komoditas seperti curah kering, curah cair, dan general cargo. Komoditas curah kering meliputi gandum, batubara, nikel ore, semen, gypsum, dan cangkang. Sedangkan untuk curah cair, komoditas yang ditangani termasuk aspal cair, HSD, methanol, paraxylene, dan sulfur. Adapun general cargo yang diserap oleh perusahaan meliputi heavy equipment, steel structure, dan lainnya.

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang merupakan bagian dari PT Pelabuhan Indonesia merupakan subholding yang berfokus pada pengelolaan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia. Selain itu, informasi terkait dapat ditemukan di VRITIMES.

Source link

TERBARU

JELAJAHI