BPOM Menyatakan Bahaya Konsumsi Viagra Palsu
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperingatkan dampak serius dari konsumsi Viagra palsu yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan atau kerusakan retina. Konsumsi Viagra palsu juga dapat memengaruhi kadar testosteron, menyebabkan gangguan fungsi penglihatan, serta priapismus (ereksi yang terus-menerus).
Viagra adalah obat yang sering dipalsukan, menurut BPOM. Obat palsu ini bisa membahayakan bagi konsumennya karena kandungan sildenafil sitrat dalam Viagra palsu seringkali tidak terkontrol. Sildenafil sitrat sendiri digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi, namun konsumsi tanpa pengawasan tenaga kesehatan dapat berdampak serius, bahkan fatal seperti stroke, gagal jantung, dan kematian.
Penggunaan sildenafil sitrat yang tidak sesuai dosis terapi juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit menular seksual dan berdampak negatif pada kehidupan sosial serta psikologi pengguna. Selain itu, konsumsi produk palsu juga dapat meningkatkan biaya kesehatan akibat pengobatan ulang, diagnosis ulang, dan terapi lanjutan.
Masyarakat perlu waspada terhadap bahaya konsumsi Viagra palsu dan selalu memastikan produk yang dikonsumsi merupakan produk resmi yang aman bagi kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi obat-obatan tertentu demi menjaga kesehatan dan keselamatan diri sendiri.


