Dalam info terbaru, Widyawati melaporkan adanya 62 kasus influenza subclade K yang telah teridentifikasi di Indonesia. Data menunjukkan kasus terbanyak terdapat di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Total kasus ini tersebar di 8 provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menggunakan Whole Genome Sequencing menunjukkan bahwa subclade K telah terdeteksi sejak Agustus 2025 dari 88 laporan sentinel Influenza-Like Illness dan Severe Acute Respiratory Infection (ILI-SARI) di berbagai fasilitas kesehatan. Mayoritas pasien terjangkit adalah perempuan, dengan persentase tertinggi berada dalam kelompok usia 1-10 tahun. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) dan Laboratorium Biologi Kesehatan (Lab Biokes). Ini menunjukkan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap penyebaran kasus influenza subclade K di Indonesia.


