Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, memberikan respon positif terhadap tren masyarakat yang semakin aktif dalam berpartisipasi dalam kegiatan seperti walking 5K, fun walk, dan fun run. Tren ini dianggap memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan, terutama kesehatan tulang.
Menurut Nadia, jalan kaki sendiri dapat membantu dalam menjaga keseimbangan proses pembentukan dan pengurangan massa tulang. Proses ini dapat terjadi secara alami ketika seseorang rutin melakukan aktivitas berjalan atau olahraga.
Tirza Z. Tamin, seorang dokter spesialis rehabilitasi medis, menambahkan bahwa berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan Bone Mineral Density (BMD). Hal ini dapat membantu dalam penguatan tulang dan juga meningkatkan endurance kardiorespirasi.
Selain itu, berjalan kaki juga dapat membantu dalam menyeimbangkan berat badan melalui weight bearing, dimana beban tubuh ditopang oleh tulang sehingga merangsang penguatan tulang. Aktivitas tersebut juga bisa membantu dalam menurunkan berat badan, serta mengurangi dampak pada lutut yang dapat menyebabkan osteoartritis.
Dengan demikian, berpartisipasi dalam aktivitas seperti walking 5K, fun walk, atau fun run tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan secara umum, namun juga membantu dalam memperkuat tulang, meningkatkan BMD, dan menjaga keseimbangan tubuh.



