Untuk mencegah stroke, penting untuk menjalani gaya hidup sehat dan aktif. American Heart Association/American Stroke Association (AHA/ASA) merekomendasikan melakukan aktivitas fisik secara teratur, dengan intensitas sedang minimal 150 menit/minggu atau intensitas berat minimal 75 menit/minggu. Hindari perilaku yang kurang gerak untuk mengurangi risiko stroke.
Dalam rangka memotivasi masyarakat untuk bergerak lebih aktif, peringatan Hari Stroke 2025 menggelar senam pencegahan stroke. Senam ini adalah latihan fisik yang beragam, menggerakkan setiap bagian tubuh mulai dari leher hingga kaki. Manfaat dari aktivitas fisik secara umum, termasuk senam stroke, adalah merangsang kerja saraf dan otot, melancarkan aliran darah, serta mencegah berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes, obesitas, serangan jantung, dan tentu saja, stroke.
Menurut Ketua Panitia Peringatan Hari Stroke 2025, dr. Yuliana Imelda Ora Adja, M. Biomed. SpN, penting untuk terus menjaga aktifitas fisik sebagai upaya pencegahan stroke dan penyakit lainnya.gunakan. Seruput dan minum secukupnya228, dalam menjaga kesehatan tubuh.



