Sari Yuliati, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI yang baru, telah menarik perhatian publik dengan pengangkatannya menggantikan Mukhtarudin. Sebelumnya, Sari Yuliati menjabat sebagai Bendahara Fraksi Partai Golkar DPR RI dan Wakil Ketua Komisi III yang menangani bidang penegakan hukum. Kini, dalam kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024-2029, Sari Yuliati dipercaya sebagai Bendahara Umum. Profil dan riwayat hidup Sari Yuliati menunjukkan bahwa ia bukanlah sosok asing di dunia politik, dengan pengalaman legislatifnya sejak 2019 hingga 2029. Sari Yuliati lahir pada 2 Juni 1976 di Jakarta dan memiliki latar belakang pendidikan di bidang Teknik Sipil dan Hukum. Karier politiknya dimulai saat bergabung dengan Partai Golkar pada tahun 2004 dan telah menduduki berbagai jabatan penting di partai tersebut sebelum akhirnya duduk di DPR RI. Sebagai satu-satunya perempuan di antara empat legislator pria di Komisi III DPR RI, Sari Yuliati memegang posisi kunci dalam alat kelengkapan dewan tersebut. Kesuksesannya dalam karier politik juga terletak pada hubungannya dengan Arie Wiryawan, anak dari mantan Gubernur NTB, Harun Al Rasyid. Selain itu, Sari Yuliati sedang mengejar gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjajaran (Unpad), menunjukkan komitmennya dalam bidang pendidikan. Dengan pengalaman dan dedikasinya dalam politik, Sari Yuliati menjadi figur penting dalam Partai Golkar dan DPR RI, memberikan kontribusi yang berarti dalam pembangunan negara.



