spot_img
7.7 C
London
spot_img
HomeKesehatanSaat Kritik Kecil dan Dampaknya yang Bikin Hati Hancur

Saat Kritik Kecil dan Dampaknya yang Bikin Hati Hancur

Rejection sensitive dysphoria (RSD) merupakan istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh psikiater yang lama menangani pasien ADHD, Dr. Bill Dodson. Dr. Dodson menemukan bahwa pasien ADHD sering mengalami penolakan kecil yang dapat memicu emosi ekstrem. Mereka tidak hanya sensitif terhadap kritik, tetapi juga keras pada diri sendiri saat merasa gagal. Perubahan suasana hati pada penderita RSD bisa terjadi sangat cepat, dari netral menjadi marah atau putus asa hanya dalam hitungan detik.

Sensitivitas terhadap penolakan memang umum pada berbagai gangguan suasana hati dan kepribadian, seperti yang diungkapkan oleh Ketua Departemen Psikiatri di Saint Louis University School of Medicine, Dr. Erick Messias. Namun, konsep RSD membantu menjelaskan sisi emosional khas pada penderita ADHD. Meski masih diperdebatkan di kalangan medis, banyak ahli sepakat bahwa istilah RSD berguna untuk memahami bahwa reaksi berlebihan bukan sekadar sifat sensitif, melainkan refleksi dari cara otak penderita ADHD memproses emosi secara lebih intens.

Meskipun belum ada pengobatan medis khusus untuk RSD, terapi perilaku dan teknik pengelolaan emosi dapat membantu penderita mengenali serta mengontrol reaksinya. Hal ini penting untuk membantu mereka menghadapi dan mengatasi gejala RSD.

Source link

TERBARU

JELAJAHI