Roberto Mancini menilai tim nasional Italia saat ini tidak lagi memiliki sosok pembeda seperti yang pernah menghiasi Gli Azzurri pada era kejayaan sekitar dua dekade lalu. Menurut dia, perbedaan kualitas antargenerasi terlihat jelas, terutama di sektor serang yang kini kekurangan pemain dengan kreativitas dan karakter kuat.
Mancini secara khusus menyebut Francesco Totti dan Alessandro Del Piero sebagai gambaran pemain yang dahulu menjadi tumpuan Italia. Kedua nama tersebut dianggap mewakili generasi yang mampu menghadirkan kualitas individual sekaligus menjadi andalan ketika tim membutuhkan solusi di lini depan.
Mancini Soroti Hilangnya Pemain Pembeda
“Kami tidak memiliki generasi seperti Totti, Del Piero, dan juara hebat masa lalu lainnya,” kata Mancini.
Pernyataan itu menegaskan pandangannya bahwa persoalan Italia bukan semata-mata absennya satu pemain tertentu. Ia melihat adanya jarak kualitas antara skuad saat ini dan generasi sebelumnya yang diisi pemain-pemain dengan kemampuan teknis serta kepribadian lebih menonjol.
Dalam penilaiannya, Italia kini tidak lagi memiliki pemain dengan karakter dan kualitas seperti Totti maupun Del Piero. Keduanya disebut bersama sejumlah bintang masa lalu yang pernah menjadi bagian penting dari tim nasional. Sorotan Mancini terutama mengarah pada berkurangnya kreativitas di dalam skuad.
Dengan kata lain, perhatian Mancini tertuju pada minimnya figur yang dapat mengubah jalannya pertandingan melalui kemampuan individu. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan masa ketika Italia memiliki pemain-pemain yang secara konsisten menjadi rujukan di lini serang.
Ancelotti Melihat Masalah Serupa
Pandangan yang sejalan disampaikan Carlo Ancelotti, pelatih Brasil. Ia menilai sepak bola Italia belum berhasil melahirkan generasi baru pemain papan atas yang dapat mengisi posisi penting seperti para pendahulunya.
Ancelotti menyoroti minimnya talenta Italia berlevel tinggi di klub-klub terbesar di semenanjung Italia. Menurut dia, kekosongan itu paling terasa pada pilihan pemain ofensif elite, posisi yang membutuhkan kualitas teknis dan kemampuan untuk menjadi pembeda.
Penilaian Ancelotti memperluas sorotan yang disampaikan Mancini. Jika Mancini membandingkan langsung kualitas generasi sekarang dengan era Totti dan Del Piero, Ancelotti menekankan persoalan ketersediaan pemain Italia berkualitas tinggi di klub-klub besar, khususnya untuk kebutuhan menyerang.
Kedua pandangan tersebut sama-sama menggambarkan kesenjangan antara generasi Italia saat ini dan para pemain yang dahulu menjadi simbol kekuatan Gli Azzurri. Nama Totti dan Del Piero kembali muncul sebagai tolok ukur kualitas yang, menurut Mancini dan Ancelotti, belum terlihat pada generasi terbaru.

