Lapangan Tenis PT Semen Padang, Kota Padang, menjadi arena persaingan 300 petenis junior dari berbagai daerah di Indonesia dalam Kejuaraan Nasional Tenis Junior TDP Irawati Moerid Tennis Competition (IMTC) Piala Andre Rosiade dan Piala Semen Padang Cup II. Turnamen ini tidak hanya menentukan juara di setiap kategori, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengumpulan poin peringkat nasional atlet junior.
Kejuaraan tersebut diikuti peserta berusia 8 hingga 18 tahun. Mereka datang dari 60 daerah, termasuk Sumatera Barat, Bogor, Riau, Jambi, Lampung, Palembang, Medan, Jakarta, dan Gorontalo. Para peserta bersaing dalam 26 kategori yang mencakup nomor tunggal dan ganda putra maupun putri.
Diakui PP PELTI
Kejuaraan nasional itu resmi dibuka Direktur Utama Semen Indonesia Group (SIG) Indrie Voenny. Dalam pembukaan tersebut, Indrie didampingi Direktur Utama Semen Padang Pri Gustari Akbar. Turnamen ini mendapat pengakuan dari Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP PELTI) sebagai turnamen TDP.
Direktur IMTC Irawati Moerid mengatakan, status sebagai turnamen TDP membuat setiap pertandingan memiliki arti lebih bagi perjalanan prestasi para atlet. Selain mengejar gelar juara, peserta berkesempatan mengumpulkan poin berdasarkan pencapaian mereka di turnamen.
“Kejuaraan ini mempertandingkan 26 kategori, mulai dari tunggal dan ganda putra-putri. Selain memperebutkan juara, turnamen TDP ini menjadi ajang pengumpulan poin untuk peningkatan peringkat nasional atlet junior yang akan dirilis setiap bulan oleh PP PELTI,” kata Irawati.
Poin ditentukan dari babak yang dilalui
Sistem peringkat tersebut membuat hasil pertandingan di setiap kelompok umur menjadi bagian penting dalam kompetisi. Atlet tidak hanya dinilai dari keberhasilannya meraih gelar, tetapi juga dari sejauh mana mereka mampu melaju dalam turnamen.
Irawati menjelaskan, seluruh peserta yang tampil akan memperoleh poin sesuai babak yang berhasil mereka capai pada kelompok umur masing-masing. Poin tersebut kemudian menjadi bagian dari pembaruan peringkat nasional junior yang diterbitkan PP PELTI setiap bulan.
“Setiap peserta yang bermain akan mendapatkan poin sesuai babak yang dilalui di kelompok umur masing-masing, yang akan dirilis setiap bulan oleh Pengurus Pusat PP PELTI,” ujar Irawati.
Dengan format tersebut, dua seri kejuaraan yang berlangsung di Padang ini mempertemukan atlet junior dari rentang usia dan daerah yang beragam dalam satu ajang resmi. Persaingan berlangsung pada 26 kategori, sementara hasil yang diperoleh peserta juga berkontribusi terhadap posisi mereka dalam peringkat nasional tenis junior.

