spot_img
16.3 C
London
spot_img
HomeOlahragaUEFA Cari Penantang Kredibel Presiden FIFA Jelang Tenggat

UEFA Cari Penantang Kredibel Presiden FIFA Jelang Tenggat

UEFA mendorong perubahan kepemimpinan di FIFA setelah gagalnya rencana komersialisasi yang diajukan Presiden FIFA Gianni Infantino. Proposal tersebut memungkinkan penjualan hingga 20 persen saham dalam sejumlah kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, kepada investor swasta melalui skema bernama FIFA Forward Enterprise (FFE).

Kegagalan FFE dipandang UEFA sebagai titik penting dalam memburuknya kepercayaan terhadap arah organisasi sepak bola dunia itu. Penolakan terhadap rencana tersebut tidak hanya datang dari UEFA. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan CONCACAF juga termasuk pihak yang menentang proposal itu.

Penolakan terhadap rencana komersial FIFA

FFE menjadi sumber kontroversi karena menyangkut rencana pengalihan sebagian kepemilikan komersial kompetisi FIFA kepada pihak swasta. Dalam proposal Infantino, porsi yang dapat dijual mencapai 20 persen, termasuk atas kompetisi Piala Dunia.

Namun, rencana itu akhirnya tidak berjalan. Bagi UEFA, keruntuhan FFE bukan sekadar kegagalan sebuah proyek bisnis, melainkan bagian dari rangkaian persoalan tata kelola yang telah berlangsung selama berbulan-bulan. Organisasi tersebut menilai kondisi itu memperkuat alasan bagi FIFA untuk memiliki kepemimpinan baru.

Sikap tersebut muncul ketika dukungan terhadap Infantino disebut mulai melemah di antara sejumlah asosiasi nasional Eropa. Yunani menjadi salah satu negara yang menarik dukungannya terhadap rencana pemilihan kembali Infantino. Perubahan sikap itu memperlihatkan bahwa dukungan terhadap kepemimpinan FIFA tidak lagi sepenuhnya solid.

Permohonan kesaksian dan dokumen di Amerika Serikat

Selain menyuarakan kebutuhan akan perubahan kepemimpinan, UEFA juga menempuh langkah hukum di Amerika Serikat. UEFA mengajukan permohonan kepada Pengadilan Distrik Amerika Serikat di New York untuk mendapatkan kesaksian dan dokumen yang berkaitan dengan perkara pidana potensial terhadap Infantino di Swiss.

Permohonan tersebut berhubungan dengan rencana hak komersial Piala Dunia yang pada akhirnya dibatalkan. Karena proses yang dimaksud berada dalam kaitan dengan kemungkinan perkara pidana di Swiss, permintaan UEFA itu berfokus pada pengumpulan keterangan serta dokumen yang dinilai relevan dengan kasus tersebut.

Langkah UEFA di pengadilan dan penolakannya terhadap arah komersial FIFA memperlihatkan tekanan yang dihadapi Infantino dari dua sisi. Di satu sisi, kegagalan FFE menghambat rencana penjualan saham kompetisi FIFA kepada investor swasta. Di sisi lain, dukungan politik dari sejumlah asosiasi nasional Eropa disebut menurun, sementara UEFA terus mendorong munculnya kepemimpinan baru di tubuh FIFA.

Source link

TERBARU

JELAJAHI