Diananda Choirunisa memilih kembali ke pelatnas kurang dari sebulan setelah melahirkan anak keduanya. Pemanah Indonesia itu mulai menjalani latihan pada awal Agustus 2026 di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, setelah melahirkan pada 15 Juli 2026.
Kembalinya Diananda ke arena latihan menjadi bagian dari persiapannya menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ia masih harus memulihkan kondisi tubuh sekaligus membangun kembali performa setelah melewati proses persalinan. Karena itu, perjuangan yang dijalani bukan sekadar kembali memegang busur, melainkan juga mengejar kesiapan fisik dan penampilan terbaik untuk menghadapi kompetisi.
Dukungan keluarga membantu proses pemulihan
Keputusan untuk kembali berlatih dalam waktu singkat setelah persalinan tidak terlepas dari dukungan keluarga. Diananda mengatakan, bantuan dari sang ibu dan suaminya membuat ia dapat kembali menjalani program latihan.
“Alhamdulillah meskipun habis melahirkan dukungan keluarga luar biasa. Mama juga bantu jaga anak dan dukungan suami juga luar biasa. Makanya saya tetap bisa latihan sekarang,” ujar Diananda saat dikunjungi Chef de Mission (CdM) Asian Games 2026, Todotua Pasaribu.
Dalam situasi tersebut, dukungan keluarga menjadi bagian penting bagi Diananda untuk membagi perhatian antara peran sebagai ibu dan persiapan sebagai atlet. Ia tetap berupaya menjaga fokus latihan meski baru saja menjalani persalinan anak keduanya.
Membidik Asian Games dan Olimpiade 2028
Diananda tidak hanya menjadikan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sebagai sasaran terdekat. Atlet yang akrab disapa Anis itu juga menempatkan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari upayanya meraih tiket ke Olimpiade 2028.
“Sekarang saya fokus dan berusaha sebaik mungkin agar dapat memberikan yang terbaik di Asian Games dan meraih tiket Olimpiade 2028,” kata Diananda, seperti dikutip dari akun resmi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani).
Dengan waktu persiapan yang berjalan setelah kepulangannya ke pelatnas, Diananda berusaha mengembalikan kondisi tubuh dan performanya secara bertahap. Targetnya jelas: tampil sebaik mungkin untuk Indonesia di Asian Games 2026 sekaligus menjaga peluang menuju ajang Olimpiade 2028.

