spot_img
16.3 C
London
spot_img
HomeOlahragaTimnas Surfing Indonesia ke Aichi, Bidik Emas Asian Games 2026

Timnas Surfing Indonesia ke Aichi, Bidik Emas Asian Games 2026

Timnas Surfing Indonesia dijadwalkan berangkat ke Aichi pada Sabtu (19/9/2026), lebih awal sebelum Asian Games 2026 Aichi-Nagoya berlangsung. Waktu keberangkatan itu dipilih untuk memberi kesempatan kepada para atlet menjalani aklimatisasi cuaca sekaligus beradaptasi dengan karakter ombak di Pacific Long Beach, Tahara.

Persiapan tersebut juga berkaitan dengan potensi taifun yang diprediksi terjadi setelah 25 September. Kondisi cuaca itu membuat tim perlu menyiapkan perlengkapan dan strategi untuk menghadapi kemungkinan perubahan ukuran ombak selama berada di lokasi pertandingan.

Perbedaan karakter ombak

Ombak di Tahara memiliki karakter yang berbeda dibandingkan dengan sejumlah spot latihan para peselancar Indonesia di Bali. Berdasarkan data PredictWind, ketinggian ombak di Tahara berada pada kisaran 0,6 hingga 1,2 meter.

Sementara itu, gelombang di kawasan Kuta, Canggu, hingga Uluwatu dapat mencapai 1,2 sampai 5 meter. Perbedaan rentang ketinggian tersebut menjadi salah satu aspek yang diperhitungkan tim pelatih dalam menyusun persiapan sebelum keberangkatan.

Adaptasi tidak hanya dilakukan melalui latihan di laut. Setiap atlet membawa sedikitnya lima papan surfing untuk mengantisipasi beragam skenario ombak. Papan-papan tersebut juga telah menjalani pengujian sebelum digunakan dalam persiapan menuju Asian Games.

Uji papan dan latihan fisik

Pengujian papan dilakukan di Pantai Berawa, Kuta Utara, pada Selasa (15/9/2026). Dylan mengatakan, langkah itu dilakukan untuk menyiapkan atlet menghadapi kemungkinan ombak besar akibat badai topan.

“Hari ini kami board testing untuk mengantisipasi kemungkinan adanya badai topan. Kemungkinan nanti ombaknya bisa besar di sana,” ujar Dylan di Pantai Berawa, Selasa (15/9/2026).

Selain pengujian perlengkapan, tim juga menjalani latihan fisik yang mencakup fleksibilitas dan kekuatan. Program tersebut dilengkapi dengan latihan surfing di laut agar atlet dapat mempertajam kesiapan teknis sebelum bertolak ke Aichi.

Kya menyebut persiapan fisik dan latihan di laut menjadi bagian dari rangkaian program tim. “Ada physical test untuk persiapan flexibility sama strength. Dan banyak latihan di laut untuk surfing,” tutur Kya.

Dengan berangkat pada 19 September, timnas surfing Indonesia memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi di Pacific Long Beach, Tahara, serta mempersiapkan penggunaan papan berdasarkan situasi ombak yang dihadapi menjelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Source link

TERBARU

JELAJAHI