BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada fasilitas kesehatan yang dinilai berkomitmen dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Seva Paramahita Award 2026. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu bagi fasilitas kesehatan untuk berbagi praktik terbaik, memperkuat mutu layanan, serta meningkatkan akuntabilitas dalam ekosistem JKN.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Pujo mengatakan, fasilitas kesehatan penerima penghargaan diharapkan tidak berhenti sebagai pemenang, tetapi menjadi rujukan bagi fasilitas lain. “Fasilitas kesehatan memperoleh penghargaan hari ini diharapkan bisa menjadi role model, menjadi tempat bertukar ilmu, serta ikut menyebarluaskan praktik-praktik baik dalam peningkatan mutu, inovasi, dan akuntabilitas pelayanan JKN,” ujar Pujo.
Dalam kesempatan yang sama, BPJS Kesehatan meluncurkan wajah baru Petugas BPJS SATU atau BPJS Siap Membantu. Layanan tersebut ditujukan untuk memperkuat pengalaman peserta ketika memperoleh informasi dan pendampingan saat mengakses layanan kesehatan. BPJS Kesehatan juga menandatangani kerja sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan untuk memperkuat koordinasi pembiayaan kesehatan yang lebih terintegrasi.
Mutu layanan dan keberlanjutan JKN
Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Stevanus Adrianto Passat menilai perluasan akses JKN harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas dan keberlanjutan program. Fasilitas kesehatan, menurut dia, memiliki posisi strategis karena menjadi titik yang langsung membentuk pengalaman peserta. Layanan diharapkan semakin mudah dijangkau, aman, cepat, berkualitas, dan berkeadilan.
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi menyebut JKN sebagai salah satu fondasi pembangunan Indonesia. Ia menekankan pentingnya memperkuat kapasitas fasilitas kesehatan, termasuk sumber daya manusia, sarana-prasarana, obat, bahan medis, dan pemeriksaan penunjang, terutama di wilayah dengan akses terbatas.
“Tidak ada sistem jaminan kesehatan yang kuat tanpa didukung fasilitas kesehatan yang kuat. Semangat gotong royong harus kita maknai sebagai kerja sama dan tanggung jawab yang jelas dari seluruh pihak,” kata Maria.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Republik Indonesia Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga menegaskan bahwa keberlanjutan JKN memerlukan kontribusi pemerintah, peserta, dan fasilitas kesehatan. Pemerintah berperan melalui kebijakan, regulasi, dan pembiayaan; peserta menjaga kepesertaan tetap aktif; sedangkan fasilitas kesehatan memastikan layanan sesuai standar, bermutu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Daftar penerima penghargaan
Penerima apresiasi Fasilitas Kesehatan Berkomitmen dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional 2026 terdiri atas: Puskesmas Umbulsari, UPT Puskesmas Petung, dan Puskesmas Palakka; tempat praktik mandiri dokter Dr. Efri Yeni, dr. Fitrijah, dan Dr. Sintje Tjengis; serta tempat praktik mandiri dokter gigi Drg. Fitri Eka Rahmafyri, Drg. Hj. Aminah, MM, dan Drg. Asrofi. Masing-masing meraih juara pertama, kedua, dan ketiga sesuai urutan penyebutan.
Untuk kategori Klinik Pratama, penghargaan diberikan kepada Klinik Pratama Ganesha Bali, Klinik Dua Putri Jaya, dan Klinik Pratama Bunda Patimah. Pemenang rumah sakit kelas A ialah RSUD Dr Soetomo, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, dan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah. Kategori rumah sakit kelas B diraih RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu, RS Mitra Plumbon Cirebon, dan RSUD Brigjend H. Hasan Basry.
Rumah sakit kelas C menempatkan RS Mawaddah Medika, RSUD R.A.A Tjokronegoro, dan RS Yos Sudarso sebagai juara. Rumah sakit kelas D diraih RS Hasyim Asy’ari, RS Santa Elisabeth, dan RSU Sakinah Lhokseumawe. Untuk rumah sakit khusus, penerimanya ialah RSIA Putri, RSJ Prof Hb Saanin Padang, dan RS Khusus Gigi Dan Mulut Universitas Hasanuddin. Klinik Utama Citra Mulia, Klinik Utama Cahaya Imani, dan Klinik Utama Cahaya Husada menjadi juara kategori Klinik Utama.
Penghargaan khusus kategori Rumah Sakit D Pratama diberikan kepada RS Kelas D Pratama Samuda, RSUD Hj. Puang Sabbe, dan RS Pratama Tolinggula Melayani. Kategori DBTFMS menerima RS Kapal Dr. Lie Dharmawan II, Puskesmas Ilwayab, dan RS Kapal Ksatria Airlangga.
Pemenang lomba konten edukasi JKN
Lomba Konten Edukasi JKN 2026 kategori Puskesmas dimenangi Puskesmas Makrayu, Puskesmas Karang Rejo, dan Puskesmas Remu. Kategori TPMD/TPMDG diraih Drg. Iqla Wafa’ Al Hamdani, Dr. Erwin Buntoro Jst, dan Dr Handini.
Untuk Klinik Pratama, pemenangnya ialah Klinik Pratama Kaina Healthcare, Klinik Pratama Arimbi Medical Center, dan Klinik Lmmc Banjarbaru. Kategori FKRTL Pemerintah diraih RSUD Bangli, RSUD Pameungpeuk Garut, dan RSUD Ajibarang. Sementara kategori FKRTL Swasta dimenangi RS Ceria Kandangan, RS Hasyim Asy’ari, dan Rumah Sakit Khusus Mata Prima Vision.

