Ketatnya Pengawasan BPOM atas Migrasi BPA
Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Muhammad Mufti Mubarok memberikan apresiasi terhadap langkah BPOM dalam memperketat ketentuan migrasi BPA. Menurut Mufti, hal ini merupakan langkah positif yang menunjukkan perlindungan terhadap masyarakat harus terus disempurnakan seiring perkembangan ilmu pengetahuan.
Regulasi yang Perlu Diperkuat
Meskipun mengakui pentingnya ketentuan yang lebih ketat dalam migrasi BPA, Mufti menegaskan bahwa efektivitas regulasi tidak hanya terletak pada penetapan batas migrasi. Pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran yang mungkin terjadi di lapangan juga merupakan hal yang krusial dalam memberikan manfaat kepada konsumen.
BPKN mencatat bahwa ada empat aspek penting yang perlu diperkuat, yakni pengujian laboratorium secara berkala, transparansi hasil pengawasan, pengawasan terhadap produk yang beredar, serta mekanisme penanganan pengaduan dan penarikan produk jika terjadi pelanggaran. Keempat aspek ini dianggap krusial guna memastikan bahwa ketentuan yang ada tidak hanya berhenti pada regulasi semata, namun benar-benar diterapkan secara konsisten pada semua produk yang beredar.

