Jakarta, aspirasipublik.com – Gerakan Masyarakat Cinta Jakarta (Gema Cita) menilai kinerja PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) harus diapresiasi secara objektif dan berbasis data. Menurut Ketua Umum Gema Cita, Hilman Firmansyah, satu insiden tidak bisa mencerminkan seluruh institusi atau menuntut pergantian kepemimpinan.
Kinerja Positif TransJakarta
Hilman Firmansyah mengungkapkan bahwa berbagai indikator menunjukkan transformasi positif yang dilakukan oleh TransJakarta. Data perusahaan tahun 2025 mencatat bahwa TransJakarta telah menjadi sistem transportasi utama di wilayah Jabodetabek dengan layanan lebih dari 1,4 juta perjalanan setiap hari. Jumlah pelanggan juga meningkat menjadi 413 juta perjalanan sepanjang tahun 2025, dua kali lipat dari tahun 2022.
Indeks Kepuasan Pelanggan mencapai 4,4 dari skala 5, dengan Net Promoter Score (NPS) sebesar 73 persen. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan TransJakarta. Selain itu, cakupan layanan TransJakarta telah meningkat menjadi 92,4 persen populasi di wilayah pelayanannya. Pada tahun 2025, TransJakarta mengoperasikan 233 rute dengan 4.869 armada bus.
Peningkatan Keselamatan
Hilman juga mengapresiasi peningkatan aspek keselamatan di TransJakarta. Data menunjukkan tingkat kecelakaan berhasil turun menjadi 0,33 pada tahun 2025 dari 0,55 pada tahun 2022, menandakan penurunan sekitar 40 persen. Sementara Severity Index tetap stabil di angka 0,00 dari tahun 2023 hingga 2025.
Di samping itu, TransJakarta meraih berbagai penghargaan nasional sepanjang tahun 2026, seperti Transportasi Indonesia Award 2026, BUMD Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) 2026, TOP BUMD Awards 2026, Best Human Capital Awards 2026, dan WOW Brand Award 2026.
Hilman Firmansyah menekankan pentingnya memberikan apresiasi terhadap upaya dan prestasi yang telah diraih oleh TransJakarta. Dia juga mengajak masyarakat untuk memberikan kritik yang konstruktif demi perbaikan yang berkelanjutan. Gema Cita mendukung evaluasi yang objektif dan berbasis fakta untuk mendorong pelayanan publik yang lebih baik.
(Red)

