Dr. Arya Mega Natalady Sumbayak Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan
Pada Rabu, 21 Januari 2026, Dr. Arya Mega Natalady Sumbayak, S.H., M.M., CRGP., CRMP., berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan setelah mempertahankan disertasinya dengan judul “Pengawasan Pengelolaan Dana Hibah Pemilihan Kepala Daerah Dalam Mewujudkan Antikorupsi Oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Depok Provinsi Jawa Barat”.
Sidang Promosi Doktor
Sidang tersebut berlangsung selama tiga jam di Ruang Sidang Terbuka Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jakarta. Dr. Arya Mega Natalady Sumbayak memperoleh predikat “Sangat Memuaskan” dan menjadi Doktor ke-358 di IPDN. Beliau berhasil meraih gelar tersebut dengan bimbingan dari tim promotor dan penguji yang terdiri dari para ahli di bidangnya.
Riwayat Singkat Dr. Arya Mega Natalady Sumbayak
Dr. Arya Mega Natalady Sumbayak, S.H., M.M., CRGP., CRMP., lahir pada 15 Desember 1968 di Jakarta. Beliau memiliki latar belakang pendidikan dan karir yang cemerlang sejak bergabung menjadi Pegawai Negeri Sipil. Disertasinya bertujuan menganalisis pengawasan dana hibah pemilihan kepala daerah di Bawaslu Kota Depok dalam perspektif anti korupsi.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian disertasinya menunjukkan bahwa pengawasan pengelolaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah oleh Bawaslu Kota Depok belum optimal. Beberapa temuan menunjukkan adanya penyimpangan penggunaan dana hibah serta kurangnya kemitraan pengawasan dengan instansi terkait.
Model pengawasan yang diusulkan adalah Model Pengawasan Dana Hibah Berbasis Integritas, yang menekankan pada penguatan struktur kelembagaan, pembentukan auditor internal yang kompeten, pengembangan kemitraan, dan pemanfaatan hasil pengawasan untuk pembelajaran organisasi.
Dr. Arya Mega Natalady Sumbayak diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam pengawasan keuangan di lingkungan Bawaslu, demi terwujudnya pemilu yang akuntabel dan transparan. Semoga ilmu dan prestasi yang diraihnya dapat bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Indonesia.

