Fundamental Ekonomi Tetap Kuat, Pemerintah Yakin IHSG Akan Kembali Menguat
Jakarta – Pemerintah Indonesia tetap optimistis terhadap prospek pasar saham nasional meskipun sempat mengalami tekanan akibat pelemahan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Keyakinan ini didasarkan pada kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai masih kuat dan terjaga.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan di pasar saham saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek daripada faktor fundamental ekonomi. Menurutnya, kondisi ekonomi nasional masih menunjukkan kinerja yang solid, terutama ditandai dengan pertumbuhan positif dalam penerimaan perpajakan.
Masih Ada Optimisme di Tengah Dinamika Pasar
Purbaya juga mengajak investor untuk tetap percaya pada prospek pasar keuangan Indonesia. Pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat sentimen positif di pasar. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyampaikan optimisme serupa, bahwa berbagai indikator ekonomi makro menunjukkan kondisi perekonomian Indonesia tetap sehat.
Hadi menekankan bahwa melalui pertumbuhan ekonomi yang terjaga dan inflasi yang terkendali, Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat. Pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk mengantisipasi dampak tekanan eksternal terhadap pasar keuangan domestik.
Dengan fundamental ekonomi yang kuat dan koordinasi kebijakan yang terus diperkuat, pemerintah meyakini pasar keuangan nasional memiliki daya tahan yang baik untuk menghadapi gejolak global dan berpotensi kembali menguat ke depan.

