Screen Time Anak: Tips Penting bagi Orang Tua
Menurut dokter spesialis anak subspesialis neurologi anak, Amanda Soebadi, penggunaan screen time seperti handphone, tablet, dan televisi sebaiknya diberikan kepada anak di atas dua tahun. Durasi yang dianjurkan adalah satu jam per hari. Namun, lebih dari itu, pendampingan aktif dari orang tua atau pengasuh juga diperlukan.
Ajarkan Anak Berinteraksi
Selama anak menonton, penting untuk mengajaknya berinteraksi dengan membahas tayangan yang sedang ditonton. Hal ini bertujuan agar anak tidak hanya menjadi pendengar pasif.
Tentukan Maksud dan Tujuan Tayangan
Sebelum mengizinkan anak menonton, tentukan dengan jelas maksud dan tujuan dari tayangan yang diberikan. Orang tua harus memperhatikan durasi dari tayangan tersebut. Sebagai contoh, jika satu episode kartun berdurasi 30 menit, setelah selesai sebaiknya televisi dimatikan. Hindari untuk langsung mencari tayangan berikutnya secara cepat.
Hal ini disampaikan Amanda Soebadi sebagai upaya menjaga perkembangan otak anak yang masih dalam tahap pertumbuhan.
Setelah screen time, disarankan agar pengasuh menyiapkan kegiatan yang berkualitas dan interaktif. Misalnya, mengajak anak berbicara saat makan, bermain puzzle, atau merangkai balok. Semua kegiatan tersebut dapat membantu perkembangan otak anak secara maksimal.
“Jadi tidak bisa, pokoknya gadget-nya diambil saja, habis itu terserah anak mau ngapain. Kegiatan pengganti yang ideal itu memang kalau anak bisa bermain interaktif dengan pengasuhnya,” ungkap Amanda.
Sumber: Liputan6.com

