Influenza vs Salesma: Kenali Perbedaannya Demi Kesehatan Anda
Menurut Profesor Iris Rengganis, influenza seringkali disamakan dengan salesma atau common cold oleh masyarakat. Namun, sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang signifikan, terutama dalam gejala yang muncul.
Gejala Influenza dan Salesma
Influenza atau flu disebabkan oleh virus influenza tipe A atau B, sedangkan salesma biasanya disebabkan oleh rhinovirus. Meskipun gejalanya mirip, ada beberapa perbedaan kunci yang perlu diperhatikan:
- Demam: Influenza cenderung menyebabkan demam tinggi yang berlangsung 3-4 hari, sementara salesma demamnya jarang muncul.
- Sakit Kepala: Flu seringkali disertai dengan sakit kepala, sementara salesma tidak.
- Nyeri dan Pegal: Gejala ini biasanya lebih parah pada influenza.
- Lemah: Flu dapat menyebabkan rasa lemah yang signifikan, bisa berlangsung hingga satu bulan.
- Terbaring di Tempat Tidur: Influenza cenderung membuat pasien harus berbaring lebih lama dibanding salesma.
- Pilek, Bersin-bersin, Tenggorokan Sakit, dan Batuk: Gejala ini umumnya lebih sering muncul pada salesma daripada influenza.
Komplikasi yang Dapat Muncul
Perbedaan yang paling mencolok antara influenza dan salesma adalah komplikasi yang dapat terjadi. Iris menjelaskan bahwa influenza dapat menyebabkan pneumonia, gagal ginjal, gagal hati, bahkan dapat mengancam nyawa, terutama pada kelompok dewasa dan lansia.
Jadi, penting untuk bisa membedakan influenza dan salesma agar penanganan yang tepat dapat diberikan. Jika gejala yang muncul tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang sesuai.

