JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mempertegas pentingnya filosofi “3M” sebagai kuncinya dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan.
Dalam pidato peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan mutu pendidikan bergantung pada aplikasi konsep 3M: Mindset (pola pikir) yang progresif, Mental yang kuat, dan Misi yang jelas. Tanpa hal ini, upaya peningkatan kualitas pendidikan hanya akan menjadi rutinitas birokrasi semata.
Menyelaraskan Pendidikan dengan Amanat UUD 1945 dan UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003
Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya mengarahkan pemangku kepentingan pendidikan untuk tidak hanya fokus pada pencapaian angka-angka kuantitatif semata. Menurutnya, esensi pendidikan sejatinya adalah mencerdaskan kehidupan dan membangun karakter bangsa, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 dan UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003.
Dalam visi mendidik, tujuan akhir dari pendidikan adalah menciptakan individu yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab. Ini dilakukan untuk memajukan Indonesia sebagai negara yang unggul dan bermartabat.
Memperkuat Kerjasama dengan Pihak Lain dalam Membangun Ekosistem Pendidikan
Mendikdasmen juga memberikan apresiasi kepada lembaga mitra, baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah bekerja sama dalam memperkuat ekosistem pendidikan. Menurutnya, dalam 18 bulan terakhir, Kemendikdasmen telah berhasil membangun fondasi pendidikan bermutu yang menyatukan empat pusat pendidikan utama: sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Abdul Mu’ti menyimpulkan bahwa langkah-langkah dan kerangka regulasi yang telah diterapkan oleh Kemendikdasmen bertujuan memastikan pendidikan bermutu dapat diakses oleh semua pihak terkait. Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sinergi lintas sektor guna menciptakan generasi emas yang memiliki kompetensi global namun tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.

