spot_img
17.6 C
London
spot_img
HomeKesehatan3 Bahaya Vape yang Sangat Merugikan Menurut Dokter Paru

3 Bahaya Vape yang Sangat Merugikan Menurut Dokter Paru

Penggunaan rokok elektronik atau vape sering dianggap sebagai pilihan yang lebih aman daripada rokok konvensional. Namun, menurut Profesor DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), seorang Guru Besar dalam Bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), vape sebenarnya memiliki risiko kesehatan yang signifikan, termasuk mengandung zat pemicu kanker seperti formaldehida dan asetaldehida. Meskipun tidak mengandung tar, cairan vape masih mengandung bahan karsinogen yang berpotensi merugikan kesehatan.

Selain itu, kandungan nikotin dalam vape juga membuat pengguna rentan terhadap kecanduan. Menurut Agus, sekitar 79,5 persen pengguna vape mengalami adiksi karena kandungan nikotin. Hal ini juga mendorong sebagian pengguna untuk menggunakan vape dan rokok konvensional secara bersamaan.

Studi laboratorium menunjukkan bahwa paparan zat toksik dalam vape dapat berkontribusi pada peradangan saluran pernapasan dan pembuluh darah, meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut, pneumonia, asma, dan penyakit paru kronis. Meskipun bukti pada manusia masih terbatas karena penggunaan vape masih relatif baru, adanya risiko-risiko kesehatan ini tetap patut diperhatikan.

Dengan demikian, penting bagi masyarakat untuk menyadari bahwa meskipun vape dianggap sebagai opsi yang lebih aman daripada rokok konvensional, namun tetap memiliki risiko kesehatan yang perlu dipertimbangkan dengan cermat. Menjaga pola hidup sehat dan menghindari penggunaan produk-produk yang berpotensi merugikan kesehatan adalah langkah yang bijaksana untuk menjaga kesehatan diri dan orang-orang di sekitar kita.

Source link

TERBARU

JELAJAHI