spot_img
17.6 C
London
spot_img
HomeKesehatanMeningkatnya Risiko Ginjal Anak akibat Kebiasaan Gigit Mainan: Penjelasan Dokter

Meningkatnya Risiko Ginjal Anak akibat Kebiasaan Gigit Mainan: Penjelasan Dokter

Anak-anak seringkali memiliki kebiasaan menggigit mainan, namun tidak semua orang menyadari bahwa kebiasaan ini dapat berpotensi menyebabkan masalah kesehatan, seperti masalah ginjal. Dr. I Gusti Lanang Sidiartha, seorang dokter spesialis anak konsultan, mengungkapkan bahwa risiko ini terkait dengan paparan mikroplastik. Mainan yang terbuat dari plastik dapat mengandung mikroplastik yang berbahaya jika tertelan oleh anak.

Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kecil yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui mainan plastik yang dimainkan atau digigit oleh anak. Potensi adanya mikroplastik dalam sirkulasi darah dapat berdampak pada organ-organ tubuh, termasuk ginjal. Meskipun belum ada bukti ilmiah langsung bahwa mikroplastik dapat menyebabkan penyakit ginjal, namun bisa menjadi faktor risiko.

Dr. Lanang menjelaskan bahwa mikroplastik yang tertelan dapat merusak sel-sel usus anak dan menyebabkan inflamasi di dalam tubuh. Selain mainan, anak-anak juga dapat terpapar plastik dari berbagai benda sejak lahir, seperti alas tidur, alat makan, dan pakaian yang mengandung plastik. Oleh karena itu, penting untuk membatasi paparan plastik pada anak-anak agar dapat mengurangi risiko masalah kesehatan yang disebabkan oleh mikroplastik.

Dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa mikroplastik belum secara langsung terbukti menjadi penyebab utama penyakit, namun bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit tertentu, seperti diare. Oleh karena itu, sebagai orangtua, kita perlu lebih waspada terhadap mainan dan benda-benda lain yang berisiko mengandung mikroplastik agar anak-anak dapat tumbuh dengan lebih sehat dan terhindar dari masalah kesehatan yang tidak diinginkan.

Source link

TERBARU

JELAJAHI