PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan memperluas program pin prioritas untuk pengguna LRT Jabodebek mulai tahun 2026 guna mengatur pemakaian kursi prioritas di saat penumpang semakin padat dan beraneka ragam. LRT Jabodebek sebagai moda transportasi sehari-hari menghadapi tantangan dalam pengelolaan ruang publik terutama pada jam sibuk, seperti masalah penggunaan kursi prioritas oleh penumpang dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Melalui kebijakan ini, manajemen PR LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, berupaya untuk memperjelas kebutuhan pengguna di dalam kereta dengan program pin prioritas. KAI menambah cakupan pin prioritas untuk kelompok tertentu seperti lansia, penyandang disabilitas, pendamping balita, dan ibu hamil secara gratis. Penumpang diimbau untuk memprioritaskan sesama penumpang yang membutuhkan tempat duduk prioritas, untuk menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan saling menghormati di transportasi publik. KAI berharap kejelasan terkait kursi prioritas ini akan menjaga LRT Jabodebek sebagai moda transportasi perkotaan yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat pengguna.


