PT Pelindo Multi Terminal mengadakan Sosialisasi Pengendalian Fraud bersama Bidang Investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat di Grha Pelindo, Medan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat budaya integritas dan pengawasan di lingkungan perusahaan. Dalam rangkaian sosialisasi yang berlangsung selama 1-5 Desember 2025, Pelindo Multi Terminal berharap dapat meningkatkan pemahaman akan risiko, meningkatkan kewaspadaan, serta memperbaiki tata kelola secara berkelanjutan untuk mendorong peningkatan kinerja perusahaan. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pelindo Multi Terminal, Yoni Setiawan, menekankan pentingnya kerjasama dari seluruh jajaran perusahaan mulai dari manajemen hingga unit di tingkat branch untuk memahami risiko secara menyeluruh dan mengimplementasikannya dengan baik.
Kegiatan sosialisasi ini juga membahas pentingnya Fraud Risk Assessment (FRA) untuk mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi potensi risiko kecurangan guna menjaga keandalan proses bisnis. I Ketut Harsa, perwakilan Bidang Investigasi BPKP Pusat, menekankan bahwa penilaian risiko fraud adalah kebutuhan strategis bagi perusahaan untuk mencegah keputusan bisnis yang tidak tepat. Melalui sesi Focus Group Discussion (FGD) bersama seluruh divisi perusahaan, kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi risiko kecurangan dari perspektif masing-masing unit kerja. Harapannya, pemetaan risiko yang komprehensif akan membantu perusahaan dalam merumuskan langkah pengendalian yang tepat untuk menghindari kasus fraud.
Dengan mengadakan kegiatan ini, Pelindo Multi Terminal berharap penerapan pengendalian fraud dan penilaian risiko dapat semakin optimal, sehingga perusahaan dapat menjalankan operasional secara berintegritas dan mendukung terciptanya tata kelola yang kuat dan berkelanjutan. PT Pelindo Multi Terminal adalah Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang berfokus pada pengelolaan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia.


