24.7 C
Jakarta
HomeBeritaPalmCo Tanam Ribuan Pohon di 12 Provinsi, Misi Keberlanjutan Terwujud

PalmCo Tanam Ribuan Pohon di 12 Provinsi, Misi Keberlanjutan Terwujud

PTPN IV PalmCo, sebuah subholding dari Holding Perkebunan Nusantara, terus memperkuat upaya untuk mengurangi degradasi lingkungan dan memulihkan kawasan kritis dengan menggelar aksi penanaman puluhan ribu pohon serentak di berbagai wilayah operasional pada 28 November 2025. Dalam dua tahun terakhir, PalmCo telah berhasil menanam lebih dari 26 ribu pohon di 12 provinsi di Indonesia, termasuk di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Penanaman dilakukan di berbagai lokasi strategis seperti kawasan riparian, hutan, pantai, dan daerah rentan erosi untuk memperkuat fungsi ekologis lanskap.

Menurut Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, penanaman pohon menjadi salah satu pilar utama dalam upaya pengelolaan lanskap yang berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa ini tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan tetapi juga dapat membantu meminimalkan risiko banjir dan longsor yang sering terjadi. PalmCo juga mengelola lebih dari 14.000 hektare kawasan bernilai tinggi dari segi konservasi, termasuk habitat bagi spesies hewan penting dan ekosistem rawa gambut.

Program penanaman pohon ini tidak hanya menjadi simbol komitmen, tetapi juga merupakan investasi ekologis untuk generasi mendatang. PalmCo berusaha untuk melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar dalam kegiatan ini sebagai kunci keberlanjutan program. Kolaborasi dengan masyarakat diharapkan dapat memberikan perawatan jangka panjang kepada pohon yang ditanam, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui program PalmCo Green Movement, perusahaan ini terus memperluas program penanaman dengan melibatkan berbagai jenis tanaman yang sesuai dengan kebutuhan ekologi setiap daerah. Selain itu, program ini juga berdampak positif terhadap implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di PalmCo. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem, langkah penanaman pohon diharapkan dapat menjadi strategi mitigasi yang efektif terhadap bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama banjir dan longsor di Sumatera. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen, tetapi juga merupakan arah jangka panjang bagi industri perkebunan untuk menjaga stabilitas ekosistem dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

Source link

Berita Terbaru

Berita Populer