31.1 C
Jakarta
HomePolitikSosok Marsinah: Kisah Buruh Tangguh yang Menyentuh Hati

Sosok Marsinah: Kisah Buruh Tangguh yang Menyentuh Hati

Pada peringatan Hari Pahlawan, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, seorang aktivis buruh yang terkenal karena keberaniannya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di era Orde Baru. Marsinah dianggap sebagai simbol perjuangan kaum buruh dalam menuntut keadilan dan menghadapi ketimpangan sosial serta perlakuan menekan. Gelar Pahlawan Nasional ini diberikan bersama dengan sembilan tokoh lainnya untuk menghormati kontribusi mereka dalam memperjuangkan hak-hak rakyat, terutama kalangan pekerja.

Marsinah lahir pada 10 April 1969 di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, dan tumbuh dalam keluarga sederhana. Meskipun hidup dalam keterbatasan, Marsinah gigih dan tidak mudah menyerah. Setelah menamatkan pendidikan, ia merantau ke Surabaya dan bekerja di berbagai tempat sebelum akhirnya bekerja di PT Catur Putra Surya (CPS). Di situlah ia menyaksikan ketidakadilan terhadap buruh dan mulai memperjuangkan hak-hak mereka.

Pada tahun 1993, Marsinah bersama rekan-rekannya melakukan aksi protes menuntut kenaikan upah dan pembubaran SPSI di tingkat pabrik. Meskipun tuntutan mereka secara umum disetujui, keadaan berubah saat beberapa pekerja dipaksa mengundurkan diri. Marsinah berusaha mencari keadilan namun kemudian secara tragis ditemukan tewas dengan luka-luka dan tanda penyiksaan.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah mengukuhkan perjuangannya dalam menegakkan keadilan bagi buruh. Meskipun pembunuhannya masih menjadi misteri, peristiwa itu tetap menjadi bagian penting dalam sejarah pelanggaran HAM di Indonesia. Nama dan perjuangan Marsinah tetap menjadi inspirasi bagi para pekerja untuk memperjuangkan hak dan martabat mereka.

Source link

Berita Terbaru

Berita Populer