spot_img
28.1 C
London
spot_img
HomeKesehatanPatah Hati Lebih Berisiko Membunuh Pria, Penelitian Menyimpulkan

Patah Hati Lebih Berisiko Membunuh Pria, Penelitian Menyimpulkan

Sindrom patah hati merupakan masalah jantung yang sulit diatasi dan dicegah menurut para ahli jantung. Dokter bisa meresepkan obat untuk masalah jantung lain atau menyarankan meditasi dan konsultasi dengan profesional kesehatan mental. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa angka kematian akibat sindrom patah hati dari tahun 2016 hingga 2020 cenderung stabil, menunjukkan bahwa pengobatan saat ini masih belum memadai. Meskipun demikian, penelitian ini mungkin tidak selalu memberikan gambaran lengkap karena kode diagnostik yang diberikan kepada pasien di rumah sakit dapat melewatkan detail tentang penyebab kematian. Para ahli jantung merekomendasikan untuk segera pergi ke rumah sakit jika mengalami gejala nyeri dada atau sesak napas, dan tidak menganggapnya sebagai gejala stres. Tidak ada cara untuk membedakan sindrom patah hati dengan serangan jantung biasa tanpa tes medis, oleh karena itu sangat penting untuk mencari bantuan medis saat gejala muncul.

Source link

TERBARU

JELAJAHI