26.1 C
Jakarta
HomeKesehatanDiare vs Radang Usus: Gejala, Faktor Risiko, dan Tata Laksana

Diare vs Radang Usus: Gejala, Faktor Risiko, dan Tata Laksana

Penyakit Inflammatory Bowel Disease (IBD) merupakan kondisi autoimun yang menyerang sistem pencernaan, khususnya usus kecil dan besar. Berdasarkan penelitian, IBD dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup seseorang. Menurut dr. Amanda dari RS Abdi Waluyo, risiko seseorang terkena IBD akan meningkat apabila memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini. Studi juga menunjukkan bahwa lima hingga 20 persen individu yang mengidap IBD memiliki anggota keluarga tingkat pertama yang juga terkena penyakit ini.

Selain faktor genetik, pola makan dan gaya hidup juga berperan penting dalam risiko terkena radang usus. Asupan serat yang rendah, konsumsi makanan olahan, dan kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko radang usus. Pencegahan dini merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko munculnya IBD, meskipun tidak memberikan jaminan absolut. Kombinasi strategi seperti meningkatkan konsumsi serat, buah, sayur, whole grains, mengurangi konsumsi ultra processed food, dan berolahraga secara rutin dapat membantu menunda atau mengurangi risiko terkena IBD, tambah dr. Amanda.

Source link

Berita Terbaru

Berita Populer