Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatannya setelah menyampaikan keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Pengunduran diri itu disampaikan bersamaan dengan rencana Nanik menjalani pengobatan.
Alasan Pengunduran Diri Nanik
Informasi mengenai pengunduran diri Nanik disampaikan oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Ia menyebut Nanik berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala BGN.
Melalui pernyataan pribadinya, Nanik menyampaikan bahwa dirinya akan menjalani pengobatan di luar negeri. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan pemeriksaan dan perawatan kesehatan, termasuk untuk mendapatkan pendapat medis tambahan (second opinion).
Nanik menjelaskan alasan utama pengunduran dirinya adalah untuk fokus menjalani pengobatan jantung. Ia memilih mengambil langkah tersebut agar dapat memulihkan kondisi kesehatannya dan menjalani perawatan secara optimal.
Kinerja Nanik Selama Memimpin BGN
Selama sekitar satu setengah bulan memimpin BGN, Nanik melakukan sejumlah evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang dilakukan adalah meninjau ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan standar pelayanan dan kualitas program.
BGN mencatat Nanik melakukan evaluasi terhadap hampir 28.000 SPPG, mengelompokkan ribuan dapur berdasarkan standar mutu, menghentikan ekspansi dapur di wilayah tertentu, serta menemukan ratusan SPPG yang dinilai bermasalah.
Nanik menegaskan tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan berharap program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perbaikan gizi masyarakat, dapat terus berjalan dengan baik.

