Vaksin Influenza: Siapa yang Boleh dan Tidak Boleh Mendapatkannya?
Hampir semua orang dewasa dapat menerima vaksin influenza, kecuali untuk mereka yang memiliki riwayat alergi terhadap vaksin tersebut atau riwayat Sindrom Guillain-Barré setelah divaksinasi sebelumnya.
Kasus Sindrom Guillain-Barré
Meskipun kasus Sindrom Guillain-Barré sangat jarang terjadi, hanya terjadi pada satu dari jutaan orang yang divaksin influenza, dalam 10 tahun terakhir tidak ada kasus yang diketahui terkait hal ini setelah vaksinasi influenza.
Orang-orang yang direkomendasikan untuk menerima vaksin influenza termasuk mereka yang memiliki penyakit komorbid seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, autoimun, dan penyakit ginjal.
Vaksinasi untuk Ibu Hamil dan Pasien dengan Penyakit Kronis
Bagi ibu hamil, vaksinasi influenza dapat diberikan kapan saja selama kehamilan, baik itu trimester satu, dua, maupun tiga. Hal ini tidak hanya melindungi ibu, tetapi juga memberikan perlindungan pada bayi yang baru lahir, yang hanya dapat divaksin setelah mencapai usia enam bulan.
Sementara itu, pasien dengan kondisi kesehatan tertentu seperti HIV, kanker, atau sedang menjalani kemoterapi sebaiknya mendapatkan vaksin influenza. Kelompok ini cenderung memiliki respons imun yang lebih rendah, sehingga keamanan vaksinasi dapat membantu melindungi mereka dari risiko infeksi yang lebih tinggi.

