Harga emas dunia terus menunjukkan ketahanan di tengah berbagai sentimen global yang memengaruhi pasar keuangan. Menurut analisis pasar dari Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, pergerakan harga emas (XAU/USD) masih dalam tren bullish pada timeframe H1. Pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average menunjukkan bahwa momentum penguatan emas masih solid dalam jangka pendek.
Pada perdagangan sebelumnya, harga emas mengalami kenaikan yang signifikan, dengan XAU/USD diperdagangkan di sekitar $5.187 per troy ounce, naik lebih dari 0,50% dibandingkan sesi sebelumnya. Pelemahan Dolar AS setelah harga minyak dunia mengalami penurunan tipis menjadi pemicu penguatan harga emas. Korelasi antara harga minyak dan dolar AS membuat aset safe haven seperti emas mendapatkan dorongan tambahan dalam kondisi tersebut.
Data ekonomi Amerika Serikat, seperti penjualan rumah yang sudah ada dan data ketenagakerjaan, turut memengaruhi pergerakan harga emas. Penjualan rumah yang meningkat dan peningkatan rata-rata perubahan tenaga kerja ADP menunjukkan pemulihan sektor properti dan ketahanan pasar tenaga kerja AS. Meskipun kondisi global masih penuh ketidakpastian, faktor-faktor ini memberikan dampak positif terhadap harga emas.
Di tengah stabilitas harga emas di sesi Asia, ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi perhatian utama. Ancaman Iran untuk memblokir ekspor minyak dari kawasan tersebut, bersamaan dengan peringatan dari pemerintah AS terkait Selat Hormuz, meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global. Hal ini membuat harga emas tetap menjadi aset safe haven yang diminati investor.
Faktor geopolitik dan data inflasi Amerika Serikat juga menjadi sorotan investor. Jika data inflasi yang akan dirilis lebih tinggi dari perkiraan pasar, Dolar AS berpotensi menguat dan memberikan tekanan pada harga emas. Dalam analisis teknikal, Dupoin Futures menyatakan bahwa harga emas masih memiliki potensi penguatan dengan level resistance dan support yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar.
Dengan kombinasi sentimen positif, pelemahan dolar AS, dan faktor geopolitik yang belum mereda, harga emas diperkirakan tetap menguat dalam jangka pendek. Namun, pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau perkembangan ekonomi dan geopolitik yang dapat memicu volatilitas di pasar komoditas. Dupoin Futures merupakan pialang berjangka yang memiliki izin usaha resmi dan menjadi anggota dari berbagai lembaga terkait, memberikan kepercayaan bagi investor dalam perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks.

