Manajemen Jakarta Pertamina Enduro mengklarifikasi bahwa informasi mengenai pemecatan kapten tim Tisya Amallya Putri adalah tidak benar dan merupakan hoaks. Video yang beredar di berbagai platform media sosial menunjukkan klip yang dimanipulasi menggunakan teknologi deepfake untuk membuat kesan bahwa Tisya telah dipecat saat tim sedang bersiap menuju final four Proliga 2026. Video tersebut seolah-olah merupakan pernyataan resmi dari manajemen, pelatih, dan pemain Jakarta Pertamina Enduro.
Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, secara tegas membantah informasi tersebut dan menegaskan bahwa Tisya masih menjadi bagian dari tim dan tetap menjalankan peran sebagai kapten. Werry juga menyayangkan penyebaran konten yang memotong pernyataan secara tidak benar dan menciptakan informasi yang menyesatkan.
Isu hoaks ini menyorot pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi, terutama di era digital di mana teknologi memungkinkan untuk dengan mudah memanipulasi konten. Jakarta Pertamina Enduro berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi agar tidak termakan oleh berita palsu.

