Mie panjang melambangkan panjang umur dalam tradisi Tiongkok. Som menjelaskan bahwa hidangan ini terasa meriah namun tetap simpel. Mie panjang umur harus disajikan utuh tanpa dipotong, sesuai dengan keyakinan bahwa semakin panjang, semakin baik. Beragam cara penyajian mie ini tergantung pada daerah dan preferensi keluarga, namun keluarga Tsao lebih menyukai versi ala Kanton.
Untuk menyajikan mie panjang umur, Anda bisa menambahkan Jamur Shiitake, daun bawang Cina, dan irisan daging Babi. Selain itu, makanan penutup tradisional yang populer adalah puding beras delapan harta. Angka 8 dipercayai sebagai angka keberuntungan dalam budaya Tiongkok, sehingga puding beras ini diyakini membawa kemakmuran dan kebahagiaan di tahun yang akan datang.
Puding beras delapan harta terbuat dari beras ketan yang lengket dan dihias dengan 8 jenis buah manisan, buah kering, biji-bijian, atau kacang-kacangan. Tradisi lain dalam menyambut tahun baru adalah nampan permen berbentuk lingkaran yang terdiri dari 8 kompartemen. Lingkaran melambangkan kesinambungan dan kebersamaan, serta setiap jenis permen memiliki makna simbolis tersendiri.
Misalnya, biji labu merah melambangkan kekayaan, jeruk melambangkan kemakmuran, dan akar teratai melambangkan keterikatan dalam keluarga. Tradisi makanan ini tidak hanya memberikan keberuntungan, tetapi juga memiliki makna filosofis dan simbolis yang dalam.

