Tim Pelatih Jakarta Pertamina Enduro di bawah arahan Bulent Karslioglu terus melakukan evaluasi dari seri ke seri untuk meningkatkan performa tim. Mereka fokus pada konsistensi permainan, transisi dari defense ke offense, manajemen stamina pemain, dan set-set penentuan. Meskipun dukungan penonton di Malang dianggap sebagai energi tambahan, namun disiplin dalam bermain tetap menjadi kunci utama kesuksesan tim.
Kapten tim, Tisya Amallya Putri, merasakan bahwa bermain di kandang memberikan atmosfer yang berbeda bagi para pemain. Menurutnya, Malang adalah rumah bagi tim dan mereka bertugas untuk tetap fokus, menjaga komunikasi yang baik, dan bermain solid sebagai satu kesatuan untuk meraih kemenangan bersama.
Di sisi lain, Megawati Hangestri Pertiwi, opposite hitter tim, merasa bahwa posisi tim di papan atas membawa tanggung jawab besar di lapangan. Peringkat dua di klasemen memberikan motivasi dan tanggung jawab ekstra bagi tim. Megawati dan rekan-rekannya berkomitmen untuk mengeksekusi setiap peluang yang ada dengan baik, terutama dalam peran sebagai hitter.


