24.7 C
Jakarta
HomeBeritaPenanganan Bencana: 1.709 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Aceh, Sumatera Utara, dan...

Penanganan Bencana: 1.709 Unit Alat Berat Dikerahkan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus meningkatkan upaya penanganan darurat pascabencana di Pulau Sumatera dengan penambahan alat berat dan sarana prasarana infrastruktur. Total alat berat yang telah dimobilisasi ke lokasi terdampak mencapai 1.709 unit, dengan penambahan 39 unit sebagai dukungan dari BUMN Karya. Fokus utama adalah sektor konektivitas (jalan dan jembatan), sumber daya air, penyediaan air bersih dan sanitasi. Penambahan alat berat dilakukan secara spesifik di tiga provinsi prioritas, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Provinsi Aceh, penambahan alat berat difokuskan di wilayah terdampak parah seperti Kabupaten Gayo Lues. Di Sumatera Utara, penanganan dilakukan di ruas jalan utama seperti Tarutung–Sibolga. Sementara itu, di Sumatera Barat, penyesuaian kebutuhan dilakukan berdasarkan perkembangan di lapangan.

Selain penambahan alat berat, Kementerian PU juga memperkuat infrastruktur darurat dengan menambah Jembatan Bailey di berbagai lokasi terdampak. Seluruh sumber daya yang dimobilisasi akan dioptimalkan demi mempercepat pemulihan infrastruktur, membuka konektivitas wilayah, serta menjamin keselamatan masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto. Kementerian PU, di bawah kepemimpinan Menteri Dody Hanggodo, bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, dan pengelolaan air. Semua upaya ini dilakukan untuk #SigapMembangunNegeriUntukRakyat dan #SetahunBerdampak.

Source link

Berita Terbaru

Berita Populer