24.7 C
Jakarta
HomeOlahragaArung Jeram: Dorongan Kembali ke PON 2028

Arung Jeram: Dorongan Kembali ke PON 2028

Cabang olahraga Arung Jeram telah sukses diselenggarakan dalam Pekan Olahraga Nasional 2024. Namun, kesulitan muncul karena belum ada kepastian apakah arung jeram akan dilombakan lagi pada PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) periode 2025–2029 saat ini sedang berjuang untuk memastikan bahwa arung jeram bisa kembali dilombakan pada PON 2028.

PB FAJI aktif melakukan lobby kepada tuan rumah PON 2028 agar cabang olahraga arung jeram dapat dimasukkan dalam daftar pertandingan resmi. Hal ini menjadi tantangan bagi ketua umum FAJI yang baru terpilih, Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, S.A.P., M.M., M.Tr.Opsla. Oni terpilih memimpin FAJI 2025-2029 melalui Musyawarah Nasional (Munas) FAJI yang diadakan di Jakarta.

Oni terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh peserta Munas. Ia menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Saud F. Tambatua. Oni telah menetapkan empat pilar utama bagi FAJI dalam kepemimpinannya untuk menjaga prestasi arung jeram Indonesia di tingkat internasional.

“Kami menegaskan empat pilar utama FAJI, yaitu prestasi, pariwisata, lingkungan, dan kebencanaan. Pilar-pilar ini menjadi arah kebijakan agar FAJI tidak hanya fokus pada olahraga dan prestasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. FAJI harus menjadi organisasi yang relevan dan berkelanjutan,” tegas Oni.

Source link

Berita Terbaru

Berita Populer