Kondisi mental dapat tercermin melalui asesmen menggunakan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI). Instrumen psikometri ini digunakan untuk menggambarkan karakteristik kepribadian dan kondisi mental seseorang dengan objektif. MMPI kini telah diperbarui menjadi MMPI-2 dengan 567 pertanyaan yang harus dijawab dengan benar atau salah dalam waktu 60-90 menit.
MMPI-2 merupakan salah satu alat penilaian klinis standar yang sering digunakan, terutama untuk orang dewasa. Dokter spesialis kedokteran jiwa, Eduardo Renaldo dari RS EMC Pekayon & Tangerang menjelaskan enam fungsi utama tes MMPI, antara lain untuk menggambarkan gangguan psikologis, menyusun rencana perawatan, mengevaluasi kepribadian, mengukur kapasitas mental, digunakan dalam proses hukum, dan sebagai alat penelitian dalam bidang psikologi. Tes MMPI digunakan luas dalam konteks profesional seperti seleksi kerja, pendidikan, serta dalam asesmen forensik dan penelitian psikologi.


