31.1 C
Jakarta
HomeKesehatanPenjelasan Dokter Bedah Mengenai Luka Kering dan Keropeng

Penjelasan Dokter Bedah Mengenai Luka Kering dan Keropeng

Rasa gatal pada luka seringkali dianggap sebagai hal yang positif, namun sebenarnya itu adalah respons alami dari tubuh saat saraf kulit kembali aktif. Menggaruk luka justru dapat merusak jaringan baru dan memicu infeksi. Menurut Heri, rasa gatal merupakan tanda dari proses granulasi, yaitu tahap awal pembentukan jaringan baru. Seringkali pasien merasa gatal dan mengira bahwa luka telah kering, padahal menggaruknya justru dapat membuat luka terbuka kembali.

Hal yang sama juga berlaku untuk keropeng. Keropeng merupakan lapisan kering yang terbentuk di atas luka dari darah dan jaringan mati yang mengering. Jika keropeng dibiarkan, hal ini dapat menghambat pertumbuhan sel kulit dari tepi luka. Bahkan, di bawah keropeng mungkin terdapat cairan atau infeksi ringan yang tidak terlihat dari luar.

Dalam perawatan modern, dokter tidak lagi menunggu keropeng lepas dengan sendirinya. Jika luka terasa keras, berubah warna, atau mengeluarkan cairan, keropeng perlu dibersihkan agar proses penyembuhan berjalan dengan optimal. Untuk luka operasi, penggantian perban harus disesuaikan dengan kondisi luka. Jika luka tetap kering dan steril, perban dapat dibiarkan. Namun, jika lembap, terkena air, atau berubah warna, sebaiknya segera diganti untuk mencegah infeksi sekunder.

Source link

Berita Terbaru

Berita Populer