Dalam dunia Muay Thai Indonesia, salah satu laga yang sangat dinantikan adalah main event yang mempertemukan Dwi Sukarno, petarung asal Banten yang terkenal dengan julukan Raja K.O. Menurut Marcos, mencari lawan untuk Dwi bukanlah hal yang mudah karena banyak petarung yang enggan melawannya. Ketika berpartisipasi di PON di Aceh, Dwi berhasil meraih medali perunggu dan reputasinya sebagai petarung dengan pukulan mematikan semakin terkenal.
Tak hanya itu, Marcos juga menyoroti perkembangan Muay Thai Indonesia yang dianggapnya lebih memprioritaskan popularitas daripada kemampuan teknis. Menurutnya, saat ini banyak petarung yang terkenal namun belum tentu memiliki kemampuan yang mumpuni. Hal ini berbeda dengan kompetisi seperti One Championship atau UFC, di mana petarung diharapkan memiliki keterampilan yang diimbangi dengan popularitas.
Marcos pun berkomitmen untuk membalikkan tren tersebut dan menciptakan generasi petarung yang lebih fokus pada kemampuan teknis. Menurutnya, melalui media, petarung tersebut juga bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat. Dengan demikian, ia berharap agar Muay Thai Indonesia dapat semakin diakui atas kualitas dan keterampilan petarungnya di kancah internasional.

