29.8 C
Jakarta
HomeKesehatanNutrisi vs MSG: Mitos dan Fakta Terungkap

Nutrisi vs MSG: Mitos dan Fakta Terungkap

Micin seringkali diidentikkan dengan anggapan-anggapan negatif yang tidak benar. Banyak yang berpendapat bahwa micin dapat membuat otak menjadi tidak cerdas, bahkan ada istilah “Generasi Micin” yang menyebut generasi tersebut kurang pintar. Sebenarnya, micin adalah bumbu penyedap yang dikenal dengan sebutan MSG (monosodium glutamat), yang diproduksi dari tetesan tebu melalui proses fermentasi alami yang mirip dengan pembuatan tempe, kecap, atau yogurt. Proses ini menghasilkan kristal murni 99 persen yang aman dan higienis.

Glutamat yang dihasilkan dari fermentasi memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh, seperti membantu pembentukan sel imun, mendukung fungsi otak, merangsang produksi air liur, dan mengatur nafsu makan serta rasa kenyang. MSG tidak hanya memberikan rasa gurih pada makanan, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi tubuh. Glutamat dalam MSG sama dengan glutamat alami yang terdapat dalam makanan seperti tomat, jamur, keju, bahkan dalam ASI, zat yang sudah dikenal tubuh manusia sejak lahir. Oleh karena itu, penggunaan MSG aman selama sesuai takaran.

Nutrisionis Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., mengatakan bahwa glutamat dalam MSG sama dengan yang terdapat dalam sayuran, buah, dan daging. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir asalkan penggunaan MSG sesuai takaran. Bahkan, penggunaan MSG dapat mengurangi penggunaan garam dalam makanan untuk memberikan rasa lezat tanpa harus mengorbankan kesehatan. Jadi, penting bagi kita untuk tidak terpengaruh oleh anggapan negatif terhadap micin dan menyadari manfaat yang sebenarnya terdapat dalam MSG.

Source link

Berita Terbaru

Berita Populer