Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah melakukan rotasi dan mutasi terhadap 60 perwira tinggi dan perwira menengah pada bulan September 2025. Dalam pergeseran jabatan kali ini, sejumlah jabatan strategis mulai dari Komandan Korps Brimob hingga Kepala Badan Intelijen Keamanan mengalami perubahan. Selain itu, beberapa Kapolda juga mengalami pergantian kepemimpinan, termasuk di Polda Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung. Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/2192/IX/KEP./2025 tanggal 24 September 2025.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mutasi ini merupakan bagian dari dinamika Polri, penyegaran organisasi, pembinaan karir personel, dan upaya meningkatkan kinerja institusi. Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan bahwa rotasi jabatan ini adalah proses pengembangan karir dan untuk memperkuat organisasi guna menghadapi tantangan tugas masa kini dan mendatang.
Adapun nama-nama perwira yang menjadi Kapolda baru dalam daftar mutasi kali ini antara lain Irjen Pol. Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Djuhandhani R. Puro sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Helfi Assegaf sebagai Kapolda Lampung, dan Irjen Pol. Viktor T. Sihombing sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung. Dengan adanya rotasi ini, diharapkan para Kapolda yang baru dapat beradaptasi, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dan meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Pergantian Kapolda juga merupakan bagian dari strategi Polri dalam menjawab tantangan keamanan di berbagai daerah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat secara optimal. Semua perubahan ini dilakukan dalam rangka pembinaan karir dan penyegaran organisasi Polri untuk menjalankan tugasnya melayani dan melindungi masyarakat dengan baik.

