Sektor ganda putra Indonesia juga menargetkan hasil lebih baik di Korea Open 2025 setelah penampilan kurang memuaskan di China Masters. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tersendat di babak semifinal, sedangkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana tersingkir di babak 16 besar. Pasangan baru Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan juga tersingkir di babak pertama. Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengatakan bahwa meskipun hasil di China Masters tidak sesuai harapan, penampilan dari para pemain cukup baik. Anton berharap para pemain dapat memberikan hasil yang lebih baik dan penampilan yang lebih baik di Korea Open. Dia menambahkan bahwa perhatian khusus harus diberikan kepada fokus pemain, mengingat beberapa kali terjadi kehilangan fokus pada momen penting. Ada banyak hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan, dengan pemain terkadang melakukan kesalahan sendiri dan kehilangan fokus pada poin-poin penting.

